Ada Simbol Rahasia Tersimpan di Mata Lukisan Mona Lisa

Ada Simbol Rahasia Tersimpan di Mata Lukisan Mona Lisa

Seperti halnya dengan novel The Da Vinci Code, sejumlah ahli sejarah menemukan kode mikroskopik yang tersimpan di mata lukisan Mona Lisa yang senyumannya mengundang misteri selama berabad-abad silam.
Lebih dari 500 tahun, karya masterpiece pelukis ternama Leonardo da Vinci selama ini dilihat oleh orang-orang yang jumlahnya sudah tidak dapat dihitung lagi.
Tetapi, kini di balik senyuman misteriusnya, para ahli sejarah berhasil menemukan kode di balik mata lukisan itu setelah dilakukan perbesar resolusi oleh lembaga Komite Nasional Warisan Budaya Italia.
"Dengan menggunakan mata telanjang, orang-orang tidak bisa menemukannya namun dengan memakai kaca pembesar luar biasa maka simbol ini bisa dilihat," jelas Presiden Komite Nasional Warisan Budaya Italia, Silvano Vinceti, seperti dilansir The Telegraph, Inggris, Kamis (6/1/2011).
Meski sangat sulit mengungkapkan kode rahasia karena usia lukisan yang sudah tua, namun simbol tersembunyi di mata sebelah kiri sepertinya huruf dan angka, CE atau B, menurut Vincetti.
Sementara di mata kanan menemukan huruf LV yang diduga adalah simbol nama Leonardo Da Vinci.
Vincetti menambahkan bahwa lengkungan jembatan yang ada di belakang Mona lisa tertulis angka 72 namun bisa saja itu adalah L dan angka 2.
"Ini sungguh luar biasa karena tak ada seorang pun yang bisa menemukan simbol itu dan dari hasil penyelidikan awal kami yakin tak ada kesalahan dan sengaja ditaruh oleh sang seniman," katanya.

Dari Tiongkok
Penelitian terbaru mengungkapkan fakta kontroversial tentang maestro Leonardo da Vinci, tokoh multitalenta era risorgimento (renaissance; zaman pencerahan) diItalia.
Sang master, disebut berkebangsaan Tiongkok dan merupakan seorang budak.
Sementara lukisan terkenalnya, Monalisa, merupakan gambaran sang ibu yang merupakan orang asli Tiongkok.
Adalah Angelo Paratico, sejarawan asal Italia, yang menghabiskan waktu selama 20 tahun untuk meneliti tentang ini.
Ia bahkan tinggal dan bekerja di Hong Kong, untuk mencari tahu hubungan kekerabatan ini.
Paratico juga mengatakan, penelitiannya berdasarkan referensi dari buku terakhir Leonardo Da Vinci yang berjudul "A Chinese scholar lost in Renaissance Italy".
Buku yang rencananya dipublikasikan tahun depan ini, katanya, akan menjelaskan relasi yang ada antara Da Vinci dan wilayah Timur.
Dilansir dari South China Morning Post, Paratico mengaku sangat yakin dengan penelitiannya ini.
“Aku sangat yakin kalau ibu Da Vincibenar-benar dari ras oriental. Apakah oriental Tiongkok atau bukan, ini masih sedang diteliti,” jelasnya.

Ia menjelaskan, ayah Da Vinci memiliki seorang budak perempuan bernama Caterina.

Sejak tahun 1452, ketika Leonardo Da Vinci lahir, perempuan ini hilang. Ia tak lagi bekerja di situ. Untuk mendukung teorinya itu, Paratico mengungkapkan fakta sejarah.

“Pada jaman Renaissance, negara seperti Italia dan Spanyol memang penuh dengan budak dari kalangan oriental,” katanya.

Itu pula lah, tambahnya, yang mendorong Da Vinci hidup dan terinspirasi dari kalangan oriental ini.

“Lihat saja, Da Vinci menulis dengan tangan kiri dan dari kiri ke kanan. Ia juga seorang vegetarian. Hal yang kurang lazim di jaman itu. Monalisa mungkin adalah portrait dari ibunya. Seperti yang dikatakan Sigmund Freud di tahun 1910. Dan di belakang lukisan Monalisa ada lanskap China. Bahkan perawakan Monalisa juga mirip China,” jelasnya.

Siapakah Monalisa sebenarnya?
Demi memecahkan misteri ini, Paratico mengatakan bahwa satu-satunya jalan adalah dengan melihat kekerabatan Da Vinci di Florence dan mengecek DNA mereka.
Share on Google Plus

About Nur Haryono

0 komentar:

Posting Komentar

Silahkan berkomentar yang bijak. Tukang jual obat kuat dilarang berkomentar karena mengganggu pembaca yang lainnya.